Dari Sapaan Jadi Persaudaraan: Kedekatan Satgas Yonif 613/Raja Alam Hangatkan Warga Mewoluk

    Dari Sapaan Jadi Persaudaraan: Kedekatan Satgas Yonif 613/Raja Alam Hangatkan Warga Mewoluk
    Satgas Yonif 613/Raja Alam membangun hubungan sosial yang erat dengan masyarakat di Kampung Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (25/4/2026).

    PUNCAK JAYA - Kehadiran aparat TNI di wilayah pedalaman Papua tak hanya soal menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membangun hubungan sosial yang erat dengan masyarakat. Hal ini terlihat dari aktivitas Satgas Yonif 613/Raja Alam di Kampung Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, yang mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap interaksi dengan warga, Sabtu (25/4/2026).

    Di tengah suasana alam Mewoluk yang sejuk, prajurit TNI tampak menyusuri jalan kampung sambil menyapa warga. Senyum, jabat tangan, hingga obrolan ringan menjadi cara sederhana yang efektif untuk menjalin kedekatan tanpa sekat. Kehangatan interaksi tersebut menciptakan suasana akrab yang memperkuat rasa kebersamaan.

    Komandan Titik Kuat (Dan TK) Mewoluk, Kapten Inf Ajidin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra warga.

    “Pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun hubungan yang kuat. Dari sapaan sederhana, lahir rasa persaudaraan yang mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, ” ujarnya.

    Menurutnya, kepercayaan yang terbangun dari interaksi sehari-hari akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa nyaman sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.

    Sambutan positif datang dari warga Kampung Mewoluk. Mereka merasa kehadiran Satgas tidak hanya membawa rasa aman, tetapi juga menghadirkan kedekatan yang selama ini dibutuhkan.

    Tokoh masyarakat setempat, Medeles, mengungkapkan bahwa interaksi yang dilakukan prajurit memberikan dampak nyata bagi warga.

    “Kami sangat senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Mereka tidak hanya menjaga kampung, tetapi juga mau duduk bersama dan mendengar kami. Kami merasa lebih aman dan diperhatikan, ” tuturnya.

    Kegiatan sederhana seperti menyapa dan berbincang santai ini menunjukkan bahwa membangun kepercayaan tidak selalu membutuhkan langkah besar. Justru melalui interaksi sehari-hari, hubungan emosional antara aparat dan masyarakat dapat terjalin dengan kuat.

    Satgas Yonif 613/Raja Alam pun berkomitmen untuk terus menjaga kedekatan tersebut, sebagai bagian dari upaya menciptakan wilayah yang aman, damai, dan penuh rasa kekeluargaan di Papua Tengah.

    (PERS)

    tnimanunggalrakyat yonif613rajaalam puncakjaya papuatengah pendekatanhumanis aksinyatatni beritapapua indonesiaemas2045 tnimanunggalrakyat yonif613rajaalam puncakjaya papuatengah pendekatanhumanis aksinyatatni beritapapua indonesiaemas2045
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 613/Raja Alam dan Warga Purbalo...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
    Satgas TMMD Bangun Fasilitas 5 Unit MCK Umum untuk Warga Kampung Keakwa
    ATR/BPN Rayakan Paskah, 5 Sertipikat Diserahkan di Tangsel
    Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Latihan Gabungan di Karimunjawa
    Menaker Yassierli Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja

    Ikuti Kami